Kapan kamu ingin bahagia?
Banyak orang ingin hidup bahagia di masa depan. "Semoga di usia tuaku hidup bahagia", "Semoga besok saya jadi orang kaya", "Semoga pasangan hidupku, orangnya rupawan", Ya....banyak lagi kebahagiaan yang ingin dicapai.
Sebaliknya, banyak pula yang asyik mengenang masa lalu. "Bahagia waktu kecil, ga pusing cari duit", "Bahagia waktu SMA, banyak kenangan yang tak terlupakan" Ah...ga ada selesainya mengenang masa lalu
Masa depan kan belum terjadi, mengapa selalu diangan-angankan. Sebaliknya masa lalu sudah berlalu, Ga mungkin kita kembali. Kenapa kita tidak bahagia di saat ini?
Apa yang kita dengar, nikmatilah. Apa yang kita lihat, nikmatilah. Apa yang kita rasakan, nikamtilah.
Kalau memang kita ingin merasa bahagia, rasakan setiap momen yang kita alami dengan perasaan bahagia. Karena bahagia hanya sebuah rasa. Jika momen itu tidak kita nikamti, kemungkinan momen itu berlalu begitu saja, sesal pun datang kemudian. Sebaliknya jika kita membenci momen itu, sakit hatilah yang kita rasa. Siapa yang untung kalau sakit hati?
So...hidup ini begitu berharga. Tak akan pernah kita kembali ke masa lalu. Nikmatilah hidup ini dengan perasaan bahagia.dan yang perlu diingat, sesungguhnya perasaan bahagia yang sejati itu timbul jika kita melakukan kebenaran.
Kamu harus mencobanya...dan apa hasilnya? Sampaikanlah ke "lan-think" karena pemikiran kamu akan saya ketahui jika disampaikan. Yang pasti aku ikut bahagia, kalau kamu hidup bahagia
No comments:
Post a Comment